24 May 2011

Variable PHP

Variable digunakan untuk menyimpan nilai berupa teks, angka, atau array.
Variable dalam php tidak perlu dideklarasikan terlebih dahulu (di VB mesti di deklarasiin soalnya)
Variable di PHP diawali dengan tanda dollar ($)
Sekali memberikan nilai ke sebuah variable, maka nilai variable tersebut dapat digunakan berkali-kali
format pemberian nilai ke suatu variable:

$nama_variable = nilai; 

Aturan memberi nama variable:
  • diawali dengan huruf atau underscore "_"
  • tidak boleh diawali dengan angka
  • hanya terdiri dari huruf(kapital atau kecil), angka, dan underscore "_"
  • tidak boleh ada spasi, untuk memisahkan kata bisa menggunakan  underscore "_" ($satu_dua)atau hurup kapital ($SatuDua)
Nama variable bersifat case sensitive. Variable $vehicle, $Vehicle, dan $VEHICLE akan dianggap sebagai variable yang berbeda. Dalam contoh dibawah hanya $vehicle yang akan menampilkan nilai string Mobil.
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php
$vehicle="Mobil";
echo "Pergi kerja dengan " . $vehicle . "<br>";
echo "Pergi kuliah dengan " . $Vehicle . "<br>";
echo "Berlibur dengan " . $VEHICLE . "<br>";
?>

</body>
</html> 


 Contoh pemberian nilai pada variable:
<?php
$txt="Selamat Datang!";
$x=4;

$y=8.5;
?>


Untuk memberikan nilai string/teks pada variable, berikan tanda kutip sebelum dan sesudahnya.

Cakupan Variable (Variable Scope)

Pada PHP, variable bisa dibuat di bagian script mana saja. Variable scope merupakan cakupan script dimana variable dapat digunakan.

PHP memiliki 3 cakupan variable yaitu:
- Local
- Global
- Static

Variable yang dideklarasikan diluar function memiliki cakupan Global dan hanya bisa diakses dari luar function. Variable yang dideklarasikan didalam function memiliki cakupan Local dan hanya bisa diakses dari function tersebut. Berikut ini contoh penggunaan variable dengan cakupan Global dan Local: 
<?php
$a=3; // variable global
function fTest() {
  $b=9; // variable local
  echo "<p>Test variable di dalam function:</p>";
  echo "Variable a bernilai: $a";
  echo "<br>";
  echo "Variable b bernilai: $b";
}
fTest();
echo "<p>Test variable di luar function:</p>";
echo "Variable a is: $a";
echo "<br>";
echo "Variable b is: $b";
?>

Pada contoh diatas variable $a merupakan variable global karena dideklarasikan diluar fungsi sementara $b merupakan variable local karena dibuat dalam function benama fTest().

Saat kita coba menggunakan nilai pada dua variable tersebut di dalam function fTest(), yang menghasilkan nilai hanya variable $b saja karena dideklarasikan local. Nilai $a tidak dapat ditampilkan karena dideklarasikan secara global di luar function. Sebaliknya saat kita memanggil nilai variable tersebut di luar function hanya nilai $a yang dapat ditampilkan.

Catatan:
Kita dapat menggunakan nama variable yang sama dalam beberapa function yang berbeda untuk menghasilkan nilai yang berbeda. Karena variable local hanya dikenali pada function tempatnya dibuat.


Bisakah kita memanggil variable global dari sebuah function?
Bisa dengan menggunakan keyword Global.
<?php
$a=2;
$b=8;


function fTest()
{

global $a,$b;

$b=$a+$b;
}

fTest();

echo $b; // hasilnya 10
?>


Atau menggunakan variable array $GLOBALS[index], dengan index adalah nama variable.
<?php
$a=2;
$b=8;


function fTest()
{

$GLOBALS['y']=$GLOBALS['x']+$GLOBALS['y'];

}

fTest();

echo $b; // hasilnya 10
?>


Umumnya variable dengan scope Local nilainya akan hilang setelah function selesai dieksekusi. Namun ada kalanya kita ingin mempertahankan nilai tersebut. Bagaimana caranya? Gunakan keyword Static.
Lebih jelasnya pada contoh berikut ini:
<?php
function fTest() {
  static $x=0;
  echo $x;
  $x++;
}

fTest();
fTest();
fTest();

?>

Setiap function fTest() dipanggil maka nilai $x akan bertambah 1 dari nilai terakhir, tetapi variable tersebut tetap hanya dapat diakses pada cakupan Local.

0 comments: